Karawang,[penaexspres.com] Suasana di Jatirasa Tengah, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, mendadak gempar setelah warga menemukan seorang bayi yang diduga baru saja dilahirkan, tergeletak di area tempat sampah pada Selasa (12/2/2026).
Peristiwa memilukan ini sontak membuat warga sekitar berhamburan mendatangi lokasi dengan rasa kaget dan prihatin.
Penemuan bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Entin, yang saat itu hendak membuang sampah. Namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara tangisan lirih dari tumpukan sampah. Saat didekati, ia syok mendapati bayi berada dalam kantong plastik hitam.Yang lebih memilukan, bayi tersebut ditemukan bercampur dengan bungkusan nasi, seolah sengaja disamarkan di antara sampah rumah tangga.
Warga yang melihat langsung tak kuasa menahan emosi, beberapa bahkan menangis menyaksikan kondisi bayi tersebut.
“Ya Allah tega banget, bayi sekecil itu dibuang seperti sampah,” ujar salah satu warga di lokasi. Warga lainnya mengecam keras tindakan tersebut dan berharap pelaku segera ditemukan serta diproses hukum.
Aparatur Kelurahan Karangpawitan langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, menegaskan pihaknya segera turun tangan. “Kami sangat prihatin. Begitu mendapat informasi, kami langsung memastikan bayi segera diselamatkan dan mendapat perawatan medis,” tegas Yadi.
Bayi tersebut kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk mendapatkan penanganan intensif. Informasi awal menyebut bayi masih dalam kondisi hidup, namun lemah akibat ditemukan di tempat yang sangat tidak layak.
Babinsa Kelurahan Karangpawitan, Hendrik, menyampaikan bahwa dirinya langsung mendatangi RSUD Karawang untuk memastikan kondisi bayi serta kebenaran informasi yang beredar di masyarakat. “Saya datang langsung ke rumah sakit untuk memastikan keadaan bayi dan memastikan penanganannya berjalan baik. Ini kejadian yang sangat memprihatinkan,” ujar Hendrik.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Karangpawitan, Ujang Solihin, mengatakan pihaknya segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang lebih berwenang guna dilakukan pengusutan dan penyelidikan lebih lanjut. “Kami langsung melaporkan peristiwa ini agar segera ditangani sesuai prosedur hukum, sehingga pelaku dapat segera terungkap,” jelas Ujang Solihin.
Karno selaku MP Kelurahan Karangpawitan mengajak masyarakat untuk ikut membantu aparat dengan memberikan informasi apabila mengetahui sesuatu terkait kasus tersebut. “Ini bukan hanya soal penemuan bayi, tapi soal kemanusiaan. Kami harap warga segera melapor jika mengetahui sesuatu agar pelaku bertanggung jawab,” kata Karno.
Peristiwa ini meninggalkan trauma dan keprihatinan mendalam bagi warga Jatirasa Tengah. Pemerintah kelurahan bersama unsur TNI-Polri mengimbau masyarakat tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar, agar kejadian memilukan seperti ini tidak kembali terulang.
Mets Noor