PWI Karawang Gelar Jambore Jurnalis 2026, Wabup dan Wakil Ketua DPRD Lepas Keberangkatan 120 Jurnalis ke Cikole Lembang
KARAWANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat profesionalisme dan solidaritas insan pers melalui penyelenggaraan Jambore Jurnalis Karawang 2026 yang berlangsung di kawasan wisata alam Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan yang menjadi agenda silaturahmi sekaligus penguatan kapasitas wartawan tersebut secara resmi diberangkatkan dari Lapangan Plaza Pemda Karawang, Jumat (05/06/2026) pukul 10.00 WIB. Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Dian Fahruldjaman, serta dihadiri para pengurus organisasi pers, pimpinan media, dan ratusan jurnalis dari berbagai organisasi yang ada di Kabupaten Karawang.
Sebanyak 120 jurnalis dari 14 organisasi pers turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan berbagai organisasi pers dalam satu kegiatan menjadi simbol kuatnya semangat persatuan dan kolaborasi insan media di Kabupaten Karawang dalam menghadapi berbagai tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang.
Suasana pelepasan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara sebelum bertolak menuju lokasi jambore di Cikole. Selain menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama wartawan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan, pengalaman, serta memperkuat peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ketua PWI Kabupaten Karawang, Cing Nila Kusuma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, DPRD Kabupaten Karawang, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan yang diberikan menunjukkan adanya hubungan yang harmonis antara insan pers dengan pemerintah daerah dalam membangun komunikasi yang sehat demi kemajuan Kabupaten Karawang.
> "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, DPRD Kabupaten Karawang, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Jambore Jurnalis ini. Dukungan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Karawang," ujar Cing Nila Kusuma.
Ia mengungkapkan bahwa panitia juga mendapatkan bantuan berupa 25 unit tenda dari berbagai pihak yang turut mendukung pelaksanaan jambore.
> "Ini bukti nyata sinergi antara pers dengan pemerintah. Dukungan Pak Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD sangat berarti bagi teman-teman jurnalis. Bantuan yang diberikan menunjukkan bahwa keberadaan pers masih mendapat perhatian dan dukungan dalam menjalankan fungsi-fungsi jurnalistiknya," katanya.
Lebih lanjut, Nila menjelaskan bahwa Jambore Jurnalis bukan hanya sekadar kegiatan rekreasi, melainkan bagian dari upaya membangun kebersamaan dan memperkuat organisasi pers di tengah dinamika industri media yang semakin kompleks.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menjadi tantangan besar yang harus dihadapi insan pers dengan meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas profesi.
> "Kita ingin membangun semangat kebersamaan, memperkuat persaudaraan antarjurnalis, serta meningkatkan kapasitas dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Wartawan harus mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik yang menjadi landasan profesi," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Dian Fahruldjaman menyoroti tantangan besar yang saat ini dihadapi dunia pers, terutama akibat masifnya perkembangan teknologi digital dan media sosial.
Menurutnya, kebebasan pers saat ini bukan lagi menjadi persoalan utama sebagaimana pada masa-masa sebelumnya. Tantangan yang jauh lebih besar adalah bagaimana insan pers mampu bertahan dan tetap menjadi sumber informasi terpercaya di tengah derasnya arus informasi yang beredar di berbagai platform digital.
> "Tantangan kita hari ini masuk ke arus destruksi teknologi dengan platform digital dan media sosial. Informasi beredar sangat cepat, namun tidak semuanya benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, peran jurnalis Karawang harus menjadi pilar demokrasi dan penjernih informasi masyarakat di tengah banjir informasi yang tidak akurat," tegas Dian Fahruldjaman.
Ia menilai, wartawan harus terus meningkatkan kemampuan, memperkuat literasi digital, serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Menurut Dian, kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, legislatif, dan insan pers merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah yang transparan dan partisipatif.
> "Kolaborasi antara Pemda, DPRD, dan jurnalis profesional sangat penting untuk kemajuan Karawang. Tanpa dukungan teman-teman pers, berbagai program pembangunan tidak akan tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat. Karena itu, hubungan yang baik ini harus terus dijaga," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Karawang H. Maslani yang hadir mewakili Bupati Karawang memberikan apresiasi atas soliditas dan kekompakan insan pers Karawang yang berhasil menyatukan berbagai organisasi pers dalam satu kegiatan besar.
Menurutnya, kehadiran 120 jurnalis dari 14 organisasi pers dalam satu momentum menunjukkan bahwa insan pers Karawang memiliki semangat persatuan yang kuat.
> "Berkumpulnya 120 peserta dari 14 organisasi ini merupakan pemandangan yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa pers di Karawang solid dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi," kata H. Maslani.
Ia menegaskan bahwa kegiatan jambore tidak boleh dipandang sebagai kegiatan wisata semata. Lebih dari itu, jambore menjadi sarana membangun energi baru, memperkuat jaringan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
> "Jadikan jambore di Cikole ini sebagai momentum untuk membangun solidaritas, meningkatkan kapasitas, bertukar pikiran, dan memperkuat komitmen sebagai jurnalis yang profesional serta berintegritas. Kami di pemerintah membutuhkan kontrol sosial yang sehat dan mitra strategis dalam menyukseskan program pembangunan daerah," pesannya.
Maslani juga menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu membuka ruang komunikasi dengan insan pers sebagai bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Karawang selama mengikuti kegiatan di Cikole serta selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan.
> "Saya berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Karawang, menjaga kekompakan, serta selalu mengutamakan faktor keamanan dan kesehatan selama mengikuti kegiatan. Berangkat dengan senyum, pulang membawa semangat baru, pengalaman baru, dan cerita-cerita hebat yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat," tutupnya.
Jambore Jurnalis Karawang 2026 di Cikole, Lembang, diharapkan menjadi ruang konsolidasi yang efektif bagi insan pers dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks. Melalui kegiatan ini, para jurnalis diharapkan mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi, serta terus menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan insan pers di Kabupaten Karawang terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui Jambore Jurnalis 2026, diharapkan lahir insan-insan pers yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman di tengah derasnya arus informasi digital.
Mets Noor