Warga Keluhkan Kemacetan Parah di Jl. R. Jaja Abdullah Anjun, Karawang - PENA EXSPRES

Jumat, 21 Agustus 2026

Warga Keluhkan Kemacetan Parah di Jl. R. Jaja Abdullah Anjun, Karawang

Warga Keluhkan Kemacetan Parah di Jl. R. Jaja Abdullah Anjun, Karawang

KARAWANG —[ pena exspres ]Kemacetan parah dikeluhkan sejumlah warga yang setiap hari melintasi Jalan R. Jaja Abdullah Anjun, Karawang. Kepadatan kendaraan terutama terjadi pada jam-jam sibuk, sehingga menghambat mobilitas masyarakat dan membuat waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama.
Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena kemacetan tidak hanya terjadi sesekali, tetapi hampir setiap hari ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat. Pada pagi hari, arus kendaraan dipadati warga yang hendak menuju tempat kerja, sekolah maupun pusat aktivitas lainnya. Kepadatan juga semakin bertambah akibat aktivitas antar-jemput anak sekolah Al Irsyad pada waktu masuk dan pulang sekolah, ketika kendaraan orang tua berhenti di sekitar akses sekolah untuk menurunkan maupun menjemput anak.

Salah satu warga yang mengeluhkan kondisi tersebut, H. Syaiful, mengatakan kemacetan paling terasa pada jam masuk dan pulang sekolah. Menurutnya, banyaknya kendaraan yang melakukan aktivitas antar-jemput siswa turut membuat arus lalu lintas di Jalan R. Jaja Abdullah Anjun semakin padat. “Kalau jam sekolah masuk dan pulang, kendaraan semakin ramai. Banyak kendaraan antar-jemput anak berhenti di pinggir jalan, sehingga arus kendaraan menjadi tersendat,” ungkap H. Syaiful.

Sementara pada sore hari, kepadatan kembali terjadi bersamaan dengan meningkatnya volume kendaraan saat jam pulang kerja dan sekolah. Aktivitas antar-jemput siswa Al Irsyad pada jam tersebut membuat arus lalu lintas semakin tersendat, terutama ketika kendaraan berhenti di badan atau bahu jalan sehingga mengurangi ruang bagi kendaraan lain untuk melintas.

Antrean kendaraan yang mengular membuat pengendara harus melaju dengan kecepatan rendah. Kondisi tersebut semakin terasa saat bangunan liar memakan jalan dan mempersempit ruang lalu lintas namun dibiarkan begitu saja. Ditambah lagi dengan kendaraan yang berhenti di badan jalan untuk menaikkan atau menurunkan penumpang maupun melakukan aktivitas lainnya, sehingga semakin menghambat laju kendaraan.

Bagi masyarakat yang menggunakan jalan tersebut setiap hari, kemacetan bukan sekadar persoalan kenyamanan. Waktu perjalanan yang bertambah dapat berdampak pada aktivitas kerja, sekolah hingga keperluan masyarakat lainnya. Pengendara juga harus menghabiskan lebih banyak waktu dan bahan bakar akibat kendaraan yang bergerak lambat dalam antrean.

H. Syaiful berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi lalu lintas di kawasan tersebut. Ia menilai pengaturan lalu lintas pada jam-jam sibuk, khususnya saat masuk dan pulang sekolah, perlu menjadi perhatian agar kendaraan antar-jemput tidak menimbulkan penumpukan.

Selain pengaturan lalu lintas, warga menilai penertiban bangunan liar serta kendaraan yang berhenti atau parkir sembarangan di badan maupun bahu jalan juga sangat penting. Warga menilai, sebanyak apa pun petugas yang dikerahkan, kemacetan akan sulit teratasi apabila bangunan liar yang mempersempit jalan dan kendaraan yang berhenti di bahu jalan tidak ditertibkan.

Warga mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut kepada Kabid PUPR, yakni Pak Andre dan Pak Tri. Namun, warga menyayangkan laporan tersebut hingga kini terkesan belum mendapat respons atau penanganan yang diharapkan. Mereka berharap laporan masyarakat tersebut dapat ditindaklanjuti dengan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya.

Warga berharap pemerintah tidak mengabaikan keluhan tersebut. Dengan meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat, kondisi jalan yang lancar dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung kegiatan ekonomi maupun aktivitas sehari-hari. Penanganan kemacetan di Jalan R. Jaja Abdullah Anjun diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan berbagai faktor penyebab kepadatan.

Warga berharap penanganan kemacetan di Jalan R. Jaja Abdullah Anjun dapat dilakukan secara cepat, serius dan berkelanjutan. Mereka ingin ruas jalan tersebut tidak lagi menjadi titik kemacetan
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done