Lestarikan Tradisi Spiritual, Paguyuban Budayawan Sunda Karawang Gelar Ziarah ke Makam Manggung Jaya dan Panembahan Singaperbangsa - PENA EXSPRES

Minggu, 25 Oktober 2026

Lestarikan Tradisi Spiritual, Paguyuban Budayawan Sunda Karawang Gelar Ziarah ke Makam Manggung Jaya dan Panembahan Singaperbangsa

Lestarikan Tradisi Spiritual, Paguyuban Budayawan Sunda Karawang Gelar Ziarah ke Makam Manggung Jaya dan Panembahan Singaperbangsa
_KARAWANG _ [ pena exspres.com ] Paguyuban Komunitas Budayawan Sunda Karawang menggelar kegiatan touring religi dan ziarah makam ke Makam Manggung Jaya dan Makam Panembahan Singaperbangsa, Karawang, Minggu (26/10/2026). Kegiatan ini merupakan agenda ziarah ke makam para Wali Allah sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan pelestarian nilai-nilai spiritual budaya Sunda.
Ziarah kali ini secara khusus ditujukan ke Makam Panembahan Singaperbangsa atau Raden Adipati Kertabumi IV, salah satu tokoh penting dalam sejarah pemerintahan Karawang yang dimakamkan di wilayah Manggung Jaya.

Kegiatan touring ziarah tersebut diikuti oleh berbagai komunitas budaya dan pemuda di Karawang, di antaranya Komunitas Sunda Galuh, Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuhan Alternatif Indonesia (FKPPAI), Budak Ngora, dan Triple S.

Touring religi ini dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Adat Sunda ( Datsun ) sekaligus sesepuh budayawan Sunda Karawang, Ki Galuh.

Dalam keterangannya, Ki Galuh mengatakan bahwa ziarah makam bukan sekadar ritual, melainkan upaya untuk mengingat kembali sejarah dan perjuangan para wali serta leluhur Karawang dalam menyebarkan agama dan budaya.

"Ini adalah tradisi kita. Ziarah ke Makam Manggung Jaya, khususnya ke makam Panembahan Singaperbangsa atau Raden Adipati Kertabumi IV, dan para Wali Allah adalah cara kita untuk ngamumule budaya Sunda, mengambil hikmah, dan memperkuat silaturahmi antar komunitas budayawan di Karawang," ujar Ki Galuh.

Menurutnya, Panembahan Singaperbangsa merupakan sosok pemimpin yang memiliki jasa besar dalam sejarah Karawang. Ziarah ke makamnya menjadi pengingat bagi generasi muda akan akar kepemimpinan dan spiritualitas Karawang.

"Kita ingin anak muda, dan warga Karawang khususnya tidak melupakan sejarah. Panembahan Singaperbangsa Raden Adipati Kertabumi IV adalah bagian dari jati diri Karawang. Mereka harus tahu bahwa Karawang punya akar budaya dan spiritual yang kuat. Tugas kita adalah menjaganya," tambahnya.

Lebih lanjut, Ki Galuh menegaskan bahwa pelestarian budaya Sunda tidak bisa hanya dilakukan oleh komunitas. Ia berharap ada perhatian dan dukungan nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

"Kami para budayawan sudah bergerak dari bawah untuk menjaga tradisi ini. Tapi kami butuh perhatian dari pemerintah daerah. Budaya Sunda di Karawang ini harus dibesarkan, bukan hanya dilestarikan. Berikan kami ruang, panggung, dan pembinaan agar budaya Sunda tetap hidup dan menjadi kebanggaan Karawang," tegas Ki Galuh.

Senada dengan itu, Ayip selaku budayawan perkakas Sunda yang turut dalam rombongan ziarah juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah.

"Perkakas Sunda seperti kujang, golok, keris, itu bukan sekadar benda, tapi identitas. Kami sebagai budayawan perkakas Sunda juga butuh perhatian dari pemerintah daerah. Jangan sampai keahlian membuat dan merawat perkakas adat ini punah. Kami ingin dibina dan diberi wadah agar bisa dikenalkan ke generasi muda," ujar Ayip

Rombongan paguyuban berangkat bersama dari titik kumpul menuju kompleks Makam Manggung Jaya dengan tetap menjunjung nilai kebersamaan. Sesampainya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

Kegiatan ziarah ini rencananya akan menjadi agenda rutin Paguyuban Komunitas Budayawan Sunda Karawang sebagai upaya berkelanjutan dan di tambahkan pula dengan kegiatan lainnya yang akan di gelar tiap bulan di lapang karangpawitan seperti jaipongan, pencak silat dan debus guna merawat tradisi dan situs bersejarah di Kabupaten Karawang.

Mets Noor| red*
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done